sponsor

sponsor

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

News

Info Bandara

Wisata Alam

Wisata Sejarah

Travel Tips

BANDAR UDARA INTERNASIONAL SOEKARNO HATTA, JAKARTA

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta adalah bandara tersibuk pertama dii Indonesia. Bandara ini secara resmi beroperasi pada tahun 1985 menggantikan Bandar Udara Kemayoran. Bandara ini dinamakan sesuai dengan nama dwitunggal tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta yang merupakan presiden dan wakil presiden pertama Indonesia. Bandara ini memiliki 4 terminal penumpang dan 1 terminal kargo. Secara keseluruhan, Bandara Soekarno Hatta memiliki 180 gerai lapor, 42 tempat pengambilan bagasi dan 45 pintu menuju pesawat saat boarding.
Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta merupakan bandara kelas I yang difungsikan sebagai bandara pengumpan skala primer. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 747 seri 400. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Air Asia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Kalstar Aviation, Lion Air, NAM Air, Sriwijaya Air, Trigana Air dan Xpress Air, sedangkan maskapai internasional yang masih aktif beroperasi diantaranya adalah Air Asia, Air France, American Airlines, Asiana Airlines, Cathay Pacific, China Airlines, Egypt Air, Emirates, Etihad Arways, EVA Air, Japan Airlines, Jetstar Airways, KLM, Korean Air, Malaysia Airlines, Oman Air, Qantas, Qatar Airways, Royal Brunei Airlines, Singapore Airlines, Thai Airways, Turkish Airlines, Vietnam Airlines dan masakapai lainnya yang melayani penerbangan di benua Asia.

BANDAR UDARA HALIM PERDANAKUSUMA, JAKARTA

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma awalnya adalah bandara yang digunakan sebagai markas Komando Operasi Angkatan .Udara I (Koops AU I) TNI AU. Dahulu bandara ini dikenal dengan nama Lapangan Udara Cililitan. Sejak tanggal 10 Januari 2014, bandara ini resmi menjadi bandara komersil sebagai pembantu bandara utama Soekarno Hatta yang dinilai memiliki jalur penerbangan yang padat.
Bandar Udara Halim Perdanakusuma merupakan bandara kelas I yang difungsikan sebagai bandara pengumpan. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 747. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Batik Air, Citilink, Pelita Air, Susi Air dan Trans Nusa.

BANDAR UDARA INTERNASIONAL HUSEIN SASTRANEGARA, BANDUNG

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara adalah bandara peninggalan Pemerintah Hindia Belanda sebelum Perang Dunia II dengan sebutan Bandara Andir. Penamaan Husein Sastranegara sendiri diambil dari nama salah satu pilot militer TNI AU yang telah gugur pada saat latihan terbang di Yogyakarta, 26 September 1946 silam. Setelah kemerdekaan Indonesia hingga tahun 1949, bandara ini sempat tidak beroperasi dan pada tahun 1969 bandara ini diambil alih oleh TNI AU sebagai pangkalan militer hingga tahun 1973. Pada tahun 1973 bandara ini resmi menjadi bandar udara komersil yang beroperasi di Indonesia hingga saat ini.
Bandar Udara Internasional Juanda merupakan bandara kelas I yang difungsikan sebagai bandara pengumpul skala tersier. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 737. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Air Asia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Kalstar Aviation, Lion Air, NAM Air, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air, sedangkan maskapai internasional yang masih aktif beroperasi adalah Air Asia, Cathay Pacific, China Airlines, EVA Air, Jet Star, Malaysia Airlines, Royal Brunei Airlines, Silk Air, Singapore Airlines, Tiger Airways dan Valuair.

BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA, SURABAYA

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Juanda adalah bandara tersibuk kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta di Jakarta. Nama bandara ini diambil dari nama wakil perdana menteri terakhir Indonesia yang menyarankan pembangunan bandara ini, beliau bernama lengkap Ir. Djuanda Kartawidjaja.
Bandar Udara Internasional Juanda merupakan bandara kelas I yang difungsikan sebagai bandara pengumpul skala primer. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 747. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Air Asia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Kalstar Aviation, Lion Air, NAM Air, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air, sedangkan maskapai internasional yang masih aktif beroperasi adalah Air Asia, Cathay Pacific, China Airlines, EVA Air, Jet Star, Malaysia Airlines, Royal Brunei Airlines, Silk Air, Singapore Airlines, Tiger Air dan Valuair.

BANDAR UDARA INTERNASIONAL ADISUTJIPTO, YOGYAKARTA

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Adisutjipto adalah bandar udara yang terletak di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bandar udara Adisutjipto awalnya di bangun sebagai pangkalan udara TNI Angkatan Udara. Bandar udara ini dulu dinamakan Maguwo, sesuai dengan nama desa tempatnya berada Maguwoharjo. Pangkalan udara Maguwo dibangun sejak tahun 1940 lalu dipergunakan oleh Militaire Luchtvaart pada tahun 1942.
Bandar Udara Internasional Adisutjipto merupakan bandara kelas I yang difungsikan sebagai bandara pengumpul skala sekunder. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 737. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Air Asia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, NAM Air, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air, sedangkan maskapai internasional yang masih aktif beroperasi adalah Air Asia dan Silk Air.

BANDAR UDARA INTERNASIONAL NGURAH RAI, BALI

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Ngurah Rai di bangun pada tahun 1930 oleh Departement Voor Verkeer en Waterstaats dengan landasan pacu sepanjang 700 m ditengah ladang dan pekuburan di desa Tuban sehingga zaman duluk dikenal dengan nama Pelabuhan Udara Tuban. Bandara udara ini adalah bandara udara tersibuk ketiga di Indonesia setelah bandar udara Seokarno Hatta di Jakarta dan bandar udara Juanda di Surabaya.
Bandar Udara Internasional Ngurah Rai merupakan bandara kelas IA yang difungsikan sebagai bandara pengumpul skala primer. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 747. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Ar Asia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Trans Nusa dan Wings Air, sedangkan maskapai internasional yang masih aktif beroperasi adalah Air Nugini, Asiana Airlines, Aviastar, Cathay Pacific, China Airlines, Egypt Air, Emirates, EVA Air, Jet Star, Malaysia Airlines, Qatar Airways, Singapore Airlines, Thai Airways, Virgin Australia dan maskapai lainnya yang melayani penerbangan di benua Asia.

BANDAR UDARA INTERNASIONAL SAM RATULANGI, MANADO

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado adalah bandar udara yang terletak di Kecamatan Mapanget, Kota Manado. Awalnya bandara ini dibangun oleh Jepang pada tahun 1942 dengan panjang runway 700 m dan lebar 23 m. Dizaman Jepang, bandara ini diberi nama Lapangan Udara Mapanget. Sebagai bentuk penghargaan terhadap salah satu pahlawan nasional yang berasal dari Minahasa yaitu Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi, bandara ini oleh pemerintah Indonesia dinamakan Bandar Udara Sam Ratulangi. Di bandara ini terdapat berbagai fasilitas yang lengkap mulai dari restoran, toko souvenir, kafetaria, perbankan, pos, toilet umum dan lainnya.
Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi merupakan bandara kelas IB yang difungsikan sebagai bandara pengumpul skala sekunder. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis A300 dan Boeing 737. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air, sedangkan maskapai internasional yang masih aktif beroperasi adalah Silk Air.

BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN, MAKASSAR

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin sebelumnya dikenal dengan Lapangan Terbang Kadieng merupakan banadara yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1935. Pada tahun 1950 bandara ini diambil alih oleh pemerintah Indonesia dana dijadikan bandar udara sipil. Saat ini Bandara internasional Sultan Hasanuddin memiliki dua landasan pacu. Landasan pacu pertama memiliki panjang 3.100m X 45m dan landasan pacu kedua memiliki panjang 2.500m X 45m. Di bandara ini terdapat berbagai fasilitas yang lengkap mulai dari restoran, toko souvenir, tempat ngopi, ATM, toilet umum dan lainnya.
Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin merupakan bandara kelas IA yang difungsikan sebagai bandara pengumpan. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis A300 dan Boeing 737, namun kedepannya direncanakan akan didarati oleh pesawat jenis Boeing 747. Maskapai yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Air Asia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air.

BANDAR UDARA INTERNASIONAL PATTIMURA, AMBON

Triton Tours - Bandar Udara Pattimura adalah bandar udara internasional yang terletak di Kota Ambon, Maluku. Bandar Udara Pattimura melayani kedatangan dalam negeri dengan luas landasan 2.500m² dan kedatangan luar negeri dengan luas landasan 400m². Bandara ini berjarak 38km dari pusat Kota Ambon. Di bandara ini terdapat berbagai fasilitas seperti restoran, toko souvenir, tempat ngopi, mini market dan lainnya. 
Bandar Udara Pattimura merupakan bandara kelas IIA yang difungsikan sebagai bandara pengumpul kelas tersier. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis A300 dan Boeing 737. Maskapai yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Batik Air, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, Wings Air dan Xpress Air.

BANDAR UDARA DOMINE EDUARD OSOK, SORONG

Triton Tours - Bandar Udara Domine Eduard Osok adalah bandara udara yang terletak di Kota Sorong dan merupakan bandar udara tersibuk di kepala burung kepulauan Papua. Bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang 2.105 meter dan lebar 45 meter yang dioptimalisasi agar dapat didarati pesawat jenis Boeing 737NG. Sebagai pintu masuk menuju kawasan wisata populer, Raja Ampat, peningkatan bandara ini terus dilakukan oleh pemerintah. Hal ini terbukti semenjak diadakannya kegiatan berskala internasional pada tahun 2014 yaitu Sail Raja Ampat yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono.
Bandara ini merupakan bandara kelas I yang difungsikan sebagai bandara pengumpul kelas tersier. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 737 300/400. Maskapai yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air.

BANDAR UDARA RENDANI, MANOKWARI

Triton Tours - Bandar Udara Rendani adalah slah satu bandara udara di Indonesia yang telah ada sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Di masa pemerintahan Hindia-Belanda, bandara ini menjadi salah satu destinasi penerbangan berjadwal oleh maskapai Nederland Nieuw Guinea Luchvaart Maatschappij (NNGLM) De Kropnduif yang menyelenggarakan penerbangan berjadwal antara Hollandia ke Kota Jayapura, Biak, Manokwari, Sorong, Merauke dan Jayawijaya dengan pesawat DC-3 yang bepusat di Biak kala itu sebagai Bandara Internasional di era tahun 1950an.
Bandar Udara Rendani berada pada ketinggian 4,57 mdpl dan merupakan bandar udara kelas II dengan klasifikasi 4C yang berfungsi sebagai bandar udara pengumpan walaupun bandara ini telah didarati oleh pesawat jenis Boeing 737. Maskapai umum yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air.

BANDAR UDARA TOREA, FAK-FAK

Triton Tours - Bandar Udara Torea adalah bandara udara kebanggan masyarakat di Fakfak. Sama halnya seperti bandara utarom di Kaimana, bandara ini berfungsi sebagai bandara penghubung antara Fakfak dengan daearah lainnya baik dalam lingkup Pulau Papua maupun Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa. Bandara Fakfak terletak 7km dari Kota Fakfak dan memiliki ketinggian 126,10 mdpl. Bandara ini termasuk dalam kategori kelas III yang merupakan bandara pengumpan. Maskapai yang masih aktif beroperasi di Bandar Udara Torea hingga saat ini adalah Wings Air dari LION AIR GROUP dengan pesawat jenis ATR 72-500.

BANDAR UDARA UTAROM, KAIMANA

Triton Tours - Bandar Udara Utarom atau dikenal dengan nama Bandar Udara Kaimana adalah bandar udara sipil yang berfungsi sebagai bandara penghubung antara Kaimana dengan daearah lainnya baik dalam lingkup Pulau Papua maupun Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa. Bandara Utarom terletak 14km dari Kota Kaimana dan memiliki ketinggian 4,90 mdpl. Bandara ini termasuk dalam kategori kelas III. Maskapai yang masih aktif beroperasi di Bandar Udara Utarom hingga saat ini adalah Wings Air dari LION AIR GROUP dengan pesawat jenis ATR 72-500 dan Trigana Air. Wings Air melayani penerbangan ke Fakfak, Manokwari, Sorong dan Ambon, sedangakan Trigana Air melayani penerbangan ke Timika.

PROFILE XPRESS AIR

PROFILE KALSTAR AVIATION

PROFILE AIR ASIA

PROFILE NAM AIR

PROFILE SRIWIJAYA AIR

PROFILE CITILINK

PROFILE GARUDA INDONESIA