Triton Tours - Bandar Udara Rendani adalah slah satu bandara udara di Indonesia yang telah ada sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Di masa pemerintahan Hindia-Belanda, bandara ini menjadi salah satu destinasi penerbangan berjadwal oleh maskapai Nederland Nieuw Guinea Luchvaart Maatschappij (NNGLM) De Kropnduif yang menyelenggarakan penerbangan berjadwal antara Hollandia ke Kota Jayapura, Biak, Manokwari, Sorong, Merauke dan Jayawijaya dengan pesawat DC-3 yang bepusat di Biak kala itu sebagai Bandara Internasional di era tahun 1950an.
Bandar Udara Rendani berada pada ketinggian 4,57 mdpl dan merupakan bandar udara kelas II dengan klasifikasi 4C yang berfungsi sebagai bandar udara pengumpan walaupun bandara ini telah didarati oleh pesawat jenis Boeing 737. Maskapai umum yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air.
Bandar Udara Rendani berada pada ketinggian 4,57 mdpl dan merupakan bandar udara kelas II dengan klasifikasi 4C yang berfungsi sebagai bandar udara pengumpan walaupun bandara ini telah didarati oleh pesawat jenis Boeing 737. Maskapai umum yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air.








Comments