sponsor

sponsor

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

News

Info Bandara

Wisata Alam

Wisata Sejarah

Travel Tips

BANDAR UDARA INTERNASIONAL HUSEIN SASTRANEGARA, BANDUNG

Triton Tours - Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara adalah bandara peninggalan Pemerintah Hindia Belanda sebelum Perang Dunia II dengan sebutan Bandara Andir. Penamaan Husein Sastranegara sendiri diambil dari nama salah satu pilot militer TNI AU yang telah gugur pada saat latihan terbang di Yogyakarta, 26 September 1946 silam. Setelah kemerdekaan Indonesia hingga tahun 1949, bandara ini sempat tidak beroperasi dan pada tahun 1969 bandara ini diambil alih oleh TNI AU sebagai pangkalan militer hingga tahun 1973. Pada tahun 1973 bandara ini resmi menjadi bandar udara komersil yang beroperasi di Indonesia hingga saat ini.
Bandar Udara Internasional Juanda merupakan bandara kelas I yang difungsikan sebagai bandara pengumpul skala tersier. Bandara ini dapat didarati oleh pesawat jenis Boeing 737. Maskapai domestik yang masih aktif beroperasi di bandara ini diantaranya adalah Air Asia, Batik Air, Citilink, Garuda Indonesia, Kalstar Aviation, Lion Air, NAM Air, Sriwijaya Air, Wings Air dan Xpress Air, sedangkan maskapai internasional yang masih aktif beroperasi adalah Air Asia, Cathay Pacific, China Airlines, EVA Air, Jet Star, Malaysia Airlines, Royal Brunei Airlines, Silk Air, Singapore Airlines, Tiger Airways dan Valuair.

BANDUNG TRAVEL GUIDE

Triton Tours - Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Provinsi Jawa Barat, sekaligus menjadi ibu kota provinsi tersebut. Kota ini terletak 140 km sebelah tenggara Jakarta, dan merupakan kota terbesar ketiga diIndonesia setelah Jakarta dan Surabaya menurut jumlah penduduk. Selain itu, Kota Bandung juga merupakan kota terbesar di wilayah Pulau Jawa bagian selatan. Sedangkan wilayah Bandung Raya (Wilayah Metropolitan Bandung) merupakan metropolitan terbesar ketiga di Indonesia setelah Jabodetabek dan Gerbang Kertosusila.
Di kota ini tercatat berbagai sejarah penting, di antaranya sebagai tempat berdirinya sebuah perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia (Technische Hoogeschool te Bandoeng - TH Bandung, sekarang Institut Teknologi Bandung - ITB), lokasi ajang pertempuran pada masa kemerdekaan, serta pernah menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955, suatu pertemuan yang menyuarakan semangat anti kolonialisme, bahkan Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya mengatakan bahwa Bandung adalah ibu kotanya Asia-Afrika.
Pada tahun 1990 kota Bandung terpilih sebagai salah satu kota paling aman di dunia berdasarkan survei majalah Time.
Kota kembang merupakan sebutan lain untuk kota ini, karena pada zaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh di sana. Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan Parijs van Java karena keindahannya. Selain itu kota Bandung juga dikenal sebagai kota belanja, dengan mall dan factory outlet yang banyak tersebar di kota ini, dan saat ini berangsur-angsur kota Bandung juga menjadi kota wisata kuliner. Dan pada tahun 2007, British Councilmenjadikan kota Bandung sebagai pilot project kota terkreatif se-Asia Timur. Saat ini kota Bandung merupakan salah satu kota tujuan utama pariwisata dan pendidikan.

(Sumber: Wikipedia)
Kata Bandung berasal dari kata bendung atau bendungan karena terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu yang lalu membentuk telaga. Legenda yang diceritakan oleh orang-orang tua di Bandung mengatakan bahwa nama Bandung diambil dari sebuah kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan yang disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung saat itu, R.A. Wiranatakusumah II untuk melayari Ci Tarum dalam mencari tempat kedudukan kabupaten yang baru untuk menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.
Berdasarkan filosofi Sunda, kata Bandung juga berasal dari kalimat Nga-Bandung-an Banda Indung, yang merupakan kalimat sakral dan luhur karena mengandung nilai ajaran Sunda. Nga-Bandung-an artinya menyaksikan atau bersaksi. Banda adalah segala sesuatu yang berada di alam hidup yaitu di bumi dan atmosfer, baik makhluk hidup maupun benda mati. Sinonim dari banda adalah harta. Indung berarti Ibu atau Bumi, disebut juga sebagai Ibu Pertiwi tempat Banda berada.
Dari Bumi-lah semua dilahirkan ke alam hidup sebagai Banda. Segala sesuatu yang berada di alam hidup adalah Banda Indung, yaitu Bumi, air, tanah, api, tumbuhan, hewan, manusia dan segala isi perut bumi. Langit yang berada di luar atmosfir adalah tempat yang menyaksikan, Nu Nga-Bandung-an. Yang disebut sebagai Wasa atau SangHyang Wisesa, yang berkuasa di langit tanpa batas dan seluruh alam semesta termasuk Bumi. Jadi kata Bandung mempunyai nilai filosofis sebagai alam tempat segala makhluk hidup maupun benda mati yang lahir dan tinggal di Ibu Pertiwi yang keberadaanya disaksikan oleh yang Maha Kuasa.
Kota Bandung secara geografis memang terlihat dikelilingi oleh pegunungan, dan ini menunjukkan bahwa pada masa lalu kota Bandung memang merupakan sebuah telaga atau danau. Legenda Sangkuriang merupakan legenda yang menceritakan bagaimana terbentuknya danau Bandung dan bagaimana terbentuknya Gunung Tangkuban Perahu, lalu bagaimana pula keringnya danau Bandung sehingga meninggalkan cekungan seperti sekarang ini. Air dari danau Bandung menurut legenda tersebut kering karena mengalir melalui sebuah gua yang bernama Sangkyang Tikoro.
Kota Bandung mulai dijadikan sebagai kawasan pemukiman sejak pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, melalui Gubernur Jenderalnya waktu itu Herman Willem Daendels, mengeluarkan surat keputusan tanggal 25 September 1810 tentang pembangunan sarana dan prasarana untuk kawasan ini. Dikemudian hari peristiwa ini diabadikan sebagai hari jadi kota Bandung.

(Sumber: Wikipedia)

Sikecil Putih di jalan Lodaya


Si Kecil Putih mungkin terdengar aneh diucapkan namun itulah arti Indonesia dari sebuah cafe yang berada di jalan Lodaya Bandung. Little White Cafe, cafe yang bernuansa serba putih seperti namanya. Cafe ini merupakan salah satu tempat nongkrong asyik buat para muda mudi di Bandung. Suasana yang sejuk, interior ruangan yang menarik dan ditambah kesan romantis seakan menegaskan bahwa cafe satu ini patut untuk anda kunjungi.

Begitu anda masuk ke cafe ini, anda akan menjumpai meja dan kursi yang terbuat dari rotan yang memberikan sisi tradisionil namun modern. Kursi dan meja tersebut dibuat berwarna putih sesuai tema utama dari cafe ini. Saat berada didalam cafe kita akan menemukan suasana yang berbeda. Anda bisa memilih tempat duduk yang disukai. Biasanya para muda mudi di Bandung lebih memilih tempat yang berada didalam cafe. 
Soal harga tidak perlu risau karena di Little White Cafe ini harganya sangat terjangkau. Menunya sangat beragam, ada aneka Appetizer, Light Meal, Soup, Western Dishes, Asian Dishes, Coffee & Tea, Beverages dan Tenant. Pokoknya makanan dan minuman yang ada di Little White Cafe tidak akan mengecewakan anda. Buat para ibu yang memiliki balita tidak perlu khawatir, di cafe ini disediakan tempat bermain anak sehingga saat makan, anda bisa secara langsung mengawasi si buah hati. Demikian cerita dari Triton Tours saat mengunjungi cafe ini. Nantikan cerita lainnya dan tentunya ditempat berbeda. Salam Traveler!!!